Tips

Jalan Braga, Sudut Cantik Kota Bandung yang Tak Boleh Dilupa

Ada yang suka ke Bandung? Menghabiskan waktu liburan di Bandung, nggak bakalan lengkap kalau nggak mampir ke Jalan Braga. Kawasan ini mirip dengan Kota Tua di Jakarta, dengan bangunan-bangunan kuno yang masih ditata rapi sampai sekarang.

Apa sih kelebihan dari Jalan Braga sehingga tempat ini wajib banget dikunjungi?

Eropa Mini

sumber:infobdg.com

Tentu sudah pada tahu ya kalau sebutan Kota Bandung adalah Paris Van Java, dan julukan itu bukan tanpa sebab lho. Salah satu hal yang membuat Bandung jadi Parisnya Jawa adalah karena bangunan-bangunan di Jalan Braga yang bergaya arsitektur Eropa klasik dan masih terjaga sampai saat ini.

Ketika berada di Jalan Braga, para penjajah dari Belanda merasa seperti di benua mereka sendiri. Nuansa Eropa begitu kental di jalan ini, dan sekarang menjadikannya sebuah kawasan yang klasik.

Strategis

Jalan Braga terletak di jalur penghubung antara Groote Postweg – Jalan Asia Afrika dan Balai Kota Bandung. Letaknya sangat strategis, mudah dijangkau dari arah mana saja di Kota Bandung.

Dari Balai Kota atau Jalan Asia Afrika, kamu tinggal jalan kaki untuk menuju ke Jalan Braga. Dengan melangkahkan kaki, suasana di jalanan ini akan terasa lebih romantis.

Lampu-Lampu Jalanan yang Khas

Berbeda dengan jalanan lain yang sudah memakai lampu penerangan jalan dengan model yang modern, di Jalan Braga lampu-lampunya masih bergaya lama. Dulunya lampu-lampu ini memakai bahan bakar minyak dengan cahaya yang berkelip untuk menerangi jalan. Sekarang sudah diganti dengan listrik, tapi dengan warna cahaya yang sama romantisnya dengan lampu dari minyak

Dulu Tempat Perdagangan Barang Mewah

sumber:infobdg.com

Jalan Braga di masa lampau adalah pusatnya jual beli barang mewah dan berkelas di Kota Bandung. Hanya para bangsawan dan penjajah Belanda yang bisa membeli barang disini.

Dan ini memang tujuan dari pembuat Jalan Braga, yaitu menjadikan kawasan ini tujuan perbelanjaan elite bagi kaum bangsawan dan masyarakat Eropa yang liburan ke Bandung. Kemewahan ini masih tersisa sampai sekarang. Di Jalan Braga masih ada beberapa toko yang menjual barang mewah yang tentunya berharga mahal, dengan kualitas yang tak perlu diragukan lagi. Tempat ini sangat cocok kamu kunjungi bersama orang tua atau keluarga lainnya. Meski sudah tak banyak toko yang menjual barang mewah disana, namun sisa-sisa kemewahannya masih terasa sampai sekarang.

Banyak Penjual Benda Seni

sumber:desinasibandung.co.id

Kamu yang sedang mencari lukisan, carilah di Jalan Braga yang sudah lama menjadi pusatnya para seniman lukis di Bandung untuk menjajakan hasil karya mereka. Lukisan-lukisan ini dipajang di depan toko yang sudah tutup, mudah dijumpai di sepanjang jalurnya.

Wisata Budaya dan Sejarah

Jalan-jalan ke kawasan Jalan Braga tidak hanya membuatmu merasakan bagaimana kehidupan di masa penjajahan Belanda. Disini banyak pelajaran yang bisa kamu dapatkan tentang sejarah tempat ini dan bagaimana Pemerintah Kota Bandung berusaha menjaga agar Braga tetap menjadi kawasan yang seperti dulu ketika dibangun pada tahun 1800-an.

Tidak mudah menjaga bangunan lawas ini agar tidak berubah jadi gedung modern. Dan sampai sekarang Pemerintah Kota Bandung berhasil menjaganya, dan menjadikan Jalan Braga jadi kota tua yang amat layak untuk dikunjungi.

Jalan Braga Modern

sumber: destinasibandung.co.id

Tidak hanya menawarkan kawasan dengan bangunan tua, Jalan Braga di masa kini juga jadi tempat tongkrongan modern. Salah satunya adalah sudut Braga City Walk yang menjadi One Stop Holiday di Bandung.
Di sana ada pusat perbelanjaan, hotel dan berbagai tempat nongkrong yang asyik. Tinggal menuju satu jalan, semua yang kamu butuhkan selama liburan tersedia di Jalan Braga.

Tagged , , , , , , , ,

About Ade Delina Putri

Blogger, Bookish, Stay at Home Mom

Keep smile, keep spirit, positive thinking ^^

View all posts by Ade Delina Putri →

2 thoughts on “Jalan Braga, Sudut Cantik Kota Bandung yang Tak Boleh Dilupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *