Home, Kids, Tips

Mengapa Mengajarkan Pekerjaan Rumah Tangga dan Akhlak pada Anak Sangat Penting?

pekerjaan rumah tangga

Saya semakin yakin bahwa mengajarkan kebersihan dan pekerjaan rumah tangga pada anak itu memang sangat penting sekali. Dampak dari ajaran orang tua dulu bahwa saya disuruh nyapu, ngepel, nyetrika, nyuci baju sendiri, bersihkan kamar mandi, dan sebagainya itu baru terasa banget di rumah tangga sekarang. Kalau tidak diajarkan entah apa jadinya rumah saya. Bahkan mungkin saya tidak mengerti caranya pegang sapu.

Tidak terbiasa mengerjakan pekerjaan rumah tangga?

Sebetulnya saya kepikiran ngomongin ini karena tempo hari saya pernah lihat gambar yang sangat menjijikan yang dibagikan oleh seorang teman di Facebook. Jadi di gambar itu ada sebuah kamar entah kos-kosan atau apa, yang jelas ruangan itu diisi oleh para perempuan. Dan Subhanallah sekali, ruangannya berrrrrantakan! Iya, saking berantakannya. Sampah bertebaran dimana-mana. Seprei berantakan nggak karu-karuan. Sisa makanan tercecer begitu saja. Hiks. Gitu saya heran banget, apa mereka betah tinggal di ruangan yang seperti itu ya?

Belum lagi cerita suami tentang rumah yang jadi kantor barunya yang kotor sekali. Dia kesal karena anak-anak magang tidak bisa mengurus rumah. Sampai-sampai harus dia yang turun tangan sendiri untuk membersihkan semua ruangan. Hiks.

Dari sini saya jadi mikir, apa para perempuan dan anak magang ini memang tidak pernah dididik orang tuanya untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga? Atau mungkin sudah dididik, tapi mereka yang bebal? Wallahua’lam. Yang jelas boleh dong, kalau saya beranggapan bahwa pemuda-pemuda ini tidak terbiasa mengerjakan sesuatu di rumahnya. Bahkan mungkin makan dan menyalakan lampu saja harus minta tolong pembantu?

Biar bagaimana pun anak-anak akan hidup mandiri

Sah-sah saja kita punya asisten. Boleh. Kita boleh meminta tolong pada asisten untuk mengerjakan tugas rumah kita. Tapi mereka juga manusia biasa. Ada kalanya mungkin mereka sakit, tidak bisa kerja, atau harus mengundurkan diri karena sebuah alasan. Yang akhirnya, ujung-ujungnya, kita tetap harus mandiri. Sehingga kalau asisten tidak ada, rumah kita bisa tetap terurus dengan baik.

Lagi pula, apa selamanya kita akan bergantung dengan orang lain? Sehingga kita menjadi gagap untuk melakukan suatu pekerjaan?

Semoga tidak. Biar bagaimana pun, kita tetap harus mandiri. Kita harus punya bekal untuk hidup. Dan itu bisa dimulai dengan hal yang mungkin kita anggap remeh seperti pekerjaan rumah tangga. Mau tinggal dimana pun, kebersihan pasti jadi faktor nomor satu yang bisa membuat kita nyaman untuk tinggal. Apa iya, kita nyaman untuk hidup kotor-kotoran terus? Apa yakin bahwa kita tidak terserang penyakit? Naudzubillah.

Dari sini saya semakin yakin bahwa mengajarkan anak untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga itu juga hal yang tidak boleh ditinggalkan. Suatu saat mereka akan hidup sendiri. Kalau pun misalnya masih tinggal bersama kita, tidak mungkin sebagai orang tua kita mau terus-terusan ‘melayani’ anak bukan? Biar bagaimana pun mereka harus dibekali dengan keterampilan untuk hidup. Agar kelak saat kita sudah tidak ada, anak sudah tahu sendiri langkah hidupnya.

Mendidik manner/akhlak nomor satu

Sama seperti mengajarkan manner atau akhlak. Lebih dari apapun, akhlak adalah nomor satu yang harus kita ajarkan. Anak harus tahu caranya menghormati orang tua, menghargai sesama, tahu sopan santun, adab untuk bergaul, dan lain-lain. Tidak ada alibi bahwa “namanya juga anak-anak”. Kalau dia berlaku tidak pantas, tetap harus kita tegur baik-baik. Apalagi jika itu menyangkut kenyamanan orang lain.

Walaupun saat dalam proses mengajarkan, anak mungkin sedang tidak mood atau tidak mau mengikuti, tapi paling tidak ada yang terekam di otaknya bahwa kita mengajarkan hal baik.

Ya, sesungguhnya menjadi orang tua memang jadi pembelajaran hidup bagi kita sendiri. Karena yang dititipkan adalah amanah yang sangat berharga. Sehingga mendidiknya dan menjadikannya berharga pun tidak main-main perjuangannya :’)

Semoga kita para orang tua selalu diberi kekuatan dan kemudahan oleh Allah SWT dalam mendidik anak-anak kita. Agar mereka kelak bisa menjalani hidup di masa depan dengan lebih indah :’)

Tagged , , ,

About Ade Delina Putri

Blogger, Bookish, Stay at Home Mom Keep smile, keep spirit, positive thinking ^^
View all posts by Ade Delina Putri →

2 thoughts on “Mengapa Mengajarkan Pekerjaan Rumah Tangga dan Akhlak pada Anak Sangat Penting?

  1. Bener banget mbak, sepakat sama isi tulisan ini. Karena itulah kalau sabtu dan minggu, saya minta ART saya buat libur, karena sabtu minggu, gilirannya saya dan anak-anak yang beresin rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.