#DiaryBundaKesundulan, Cerita Bunda, Tips

Jadi Ibu Dua Anak? Bukan Alasan untuk Tidak Produktif

menjadi ibu produktif

Waktu itu saya pernah menulis tentang Menjadi Profuktif di Waktu Luang di blog Sohibunnisa. Karena memang lagi merasa banget jadi ibu produktif sekarang hehe. Malah kayaknya dibanding dulu-dulu saat single, dengan setelah jadi ibu rumah tangga, aktivitas saya lebih beragam. Saat anak sudah dua kayak sekarang, saya pun sepertinya makin produktif.

Sebetulnya, apa sih yang membuat saya kok bisa menjadi produktif?

Seperti yang sudah saya tulis di blog Sohibunnisa, bahwa saya adalah orang yang paling malas menunda. Selagi bisa saya kerjakan, maka akan segera saya kerjakan. Kecuali kalau lagi nggak mood atau memang malas, ya sudah nggak maksain juga. Intinya antara produktif dan malas ya jangan sampai kebanyakan malasnya 😁

Dan ada hal-hal yang bisa saya delegasikan. Kalau sekarang sih hanya urusan masak aja yang saya pakai catering. Dengan mendelegasikan begini, waktu masak bisa dipakai untuk yang lain.

Menjadi ibu produktif dengan berbagai kegiatan

Nah karena malas menunda dan mendelegasikan itulah maka waktu luang saya lebih banyak. Biasanya pas suami kerja, saya malah sudah bisa santai dengan anak-anak karena pekerjaan rumah sudah beres. Kalau anak-anak lagi tidur, saya bisa kerjain yang lain lagi. Tapi kalau memang kerjaan rumah sudah habis, ya enak. (FYI, saya bukan tipe yang semuanya harus dikerjakan satu waktu. Saya membaginya. Misalnya hari ini ngepel, besok bersihkan kamar mandi, besoknya nyetrika, dst). Waktu luangnya bisa saya pakai untuk:

Baca buku

Kegiatan favorit banget ini mah. Dari kecil sudah hobi baca buku, dan sekarang sudah jadi ibu pun masih pengen melestarikan hobi ini. *((melestarikan))*. Setiap bulan selalu ada buku baru yang saya baca. Makanya senang banget ikut kuis/giveaway buku hehe. Alhamdulillah bulan kemarin bisa namatin 12 buku 😁 Buku apa sih? Ya banyak. Yang jelas ada novel fiksi dan buku non fiksi juga.

Baca buku bikin perbendaharaan kata saya menjadi lebih banyak. Otak terus terstimulasi. Dan wawasan juga lebih luas. Sebagai ibu, pastinya saya nggak mau jadi kudet atau kurang wawasan. Kalau memang belum sempat beli buku fisik lagi, ya kan masih ada aplikasi iJak dan iPusnas yang bisa diinstall. Jadi bisa baca dimana aja 😊

via Pixabay

Ngeblog

Favorit kedua adalah nulis. Saya sudah jarang sih nulis di media lain. Lebih senang di blog. Jadi enaknya disebut ngeblog aja ya. Saya juga malah makin produktif dengan menghasilkan banyak tulisan setiap bulan setelah punya dua anak. Apalagi sekarang sudah punya laptop sendiri hehe. Jadi kalau anak-anak tidur ya bisa ngeblog.

Bikin kue atau mainan sendiri

Waktu single, saya juarang banget masuk dapur. Sekarang, malah hobi nyoba-nyoba resep baru. Haha aneh memang. Yang harusnya punya dua anak repot, tapi malah produktif wkwk. Tapi pada dasarnya saya sama anak-anak memang doyan ngemil. Jadi senang aja bebikinan. Daripada beli terus kan, harus keluar. Mending beli bahan-bahannya, kita coba sendiri di rumah πŸ˜€

Nggak cuma kue, kadang saya juga bikin mainan untuk anak-anak. Kayak misalnya yang baru saya kerjakan kemarin. Nyetak printable warna, terus saya laminating sendiri, kasih impraboard di belakangnya. Lumayanlah buat ngisi waktu pas anak-anak tidur 😁

Jadi bookstagrammer atau buzzer

Kegiatan baru yang saya jalani sekarang adalah jadi bookstagrammer. Saya punya akun instagram khusus buku yang saya isi dengan postingan-postingan tentang buku tentunya. Makanya kalau anak-anak lagi tidur, biasanya saya mengambil foto buku-buku yang akan saya posting. Malah sekarang juga merambah menjadi buzzer buku alias mempromosikan buku-buku yang akan terbit.

ini salah satu foto buku yang saya ambil

Sebelumnya, saya juga sudah menjadi buzzer. Tapi buzzer produk atau yang lain aja. Ya Alhamdulillah, bisa menghasilkan dari job menjadi buzzer ini selain dari job menulis di blog. Dan pas anak-anak tidur biasanya saya photo shoot untuk produk yang akan direview.

Ikut kuis/survey berhadiah

Hehe saya juga sudah nulis nih di blog Sohibunnisa tentang saya yang semakin giat menjadi “pejuang gratisan“. Yap, saya suka sekali ikut yang ada hadiahnya wkwk. Mau itu kuis, giveaway, lomba blog, atau survey-survey berhadiah. Pokoknya kalau saya sreg, pasti saya ikut. Walaupun kadang suruh nulis, suruh beli produk dulu, atau suruh bikin kreativitas lainnya.

Ya lumayanlah dapat banyak kiriman di rumah 😁 Ada uang tunai, buku, voucher pulsa, peralatan dan perlengkapan rumah tangga, perlengkapan wajah dan tubuh, ataupun perintilan-perintilan kecil kayak mainan untuk anak-anak 😁 Next, semoga bisa dapat mobil haha. Aamiin.

Kegiatan ini juga bikin waktu menjadi produktif lho. Karena ada sesuatu yang bisa kita hasilkan. Ya walaupun gratisan, kan kita mendapatkannya dengan cara berusaha dulu 😁

Menjadi ibu bukan alasan untuk tidak menjadi produktif.

Kira-kira gitu deh kegiatan saya sekarang selain menjadi ibu yang mengurus rumah, suami, dan anak-anak. Pokoknya saya selalu berusaha untuk nggak banyak buang waktu. Selagi ada waktu luang, langsung mikir, “Enaknya ngapain ya?” Biar waktu nggak terbuang percuma. Dan pastinya, hidup menjadi lebih bahagia karena selalu dipakai dalam kesibukan 😊

Saya juga berusaha untuk mengurangi distraksi-distraksi yang bikin waktu jadi nggak produktif. Mantengin akun media sosial yang nggak berfaedah misalnya.

Mau malas, bolehlah. Sesekali nggak ngapa-ngapain ya nggak apa-apa. Hanya tetap harus dipastikan bahwa malas itu tidak boleh lama-lama. Cukup menjadi selingan untuk mengumpulkan energi baru agar bisa melakukan kegiatan produktif yang lain. Karena menjadi ibu, sejatinya bukan alasan untuk membuat kita menjadi tidak produktif 😊

Intinya sih lakukan hal-hal yang membuat kita bahagia tapi tetap bermanfaat di saat waktu luang 😊

Kalau Ayah Bunda, waktu produktifnya dipakai untuk apa aja nih? πŸ˜€

Tagged , , , , , ,

About Ade Delina Putri

Blogger, Bookish, Stay at Home Mom Keep smile, keep spirit, positive thinking ^^
View all posts by Ade Delina Putri →

2 thoughts on “Jadi Ibu Dua Anak? Bukan Alasan untuk Tidak Produktif

  1. Anakku juga dua mbak, belum seproduktif mbak sih, tapi yang aku rasain, aku jadi ngga pernah nyia-nyiain waktu luang, kalau dulu bisa procratinator, sekarang diisi yang lebih produktif dan maksimal sebelum anak-anak memanggil lagi.. hihihi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.