Pernikahan

Mereka Para Pencinta Sejati yang Bertahan Hingga Tutup Usia

Hari ini Ibu Ani Yudhoyono meninggal. Saya beneran sedih banget 😭 Apalagi pas lihat ekspresi sedih dari Bapak SBY, hiks rasanya kok saya jadi ikutan pengen nangis 😭 Seketika saya langsung ingat ibu yang bulan November lalu juga baru saja ditinggal ayah 😭

credit: https://news.okezone.com/

Kejadian hari ini bikin saya auto kepingin terus bahagiain pasangan 😭 Karena akhirnya saya sadar bahwa, siapa lagi sih yang kita punya selain pasangan? Siapa yang akan setia di samping kita sampai kita tua bahkan sampai kita menutup usia? Anak? Akan ada saatnya mereka dewasa, lalu menikah, punya anak, dan menjalani hidupnya sendiri. Orang tua? Adakah kita bisa menjamin orang tua kita terus ada sampai kita tua?

Ya, memang pada akhirnya kita juga akan hidup sendiri. Entah itu di dunia, atau di akhirat kelak. Karena tak ada yang bisa menjamin usia. Maka bagi saya, pasangan yang mampu bertahan hingga mereka tua, dan menutup usia, itu sungguh jadi impian yang sebenar-benarnya 😭

Mereka yang mampu bertahan jauh

Ibu dan ayah mampu bertahan sampai 30 tahun lebih. Pak SBY dan Bu Ani juga barangkali tidak beda jauh. Saya yakin pernikahan mereka bukan tanpa masalah. Tapi sampai mereka bisa bertahan sejauh ini sungguh luar biasa.

Pernikahan dengan segala pernak-perniknya, tidak sekali dua kali membuat saya menangis. Tapi untuk menyerah, tidak pernah ada dalam kamus hidup saya. Sebab saya paham, bahwa ketika akad sudah terlaksana, maka saya harus siap dengan segala konsekuensinya, harus siap untuk mempertahankan rumah tangga sampai saya tutup usia.

Tidak ada yang mudah. Pasangan-pasangan orang tua yang menjalani rumah tangganya puluhan tahun telah menjadikan azzam saya semakin kuat. Bahwa kebahagiaan terbesar adalah ketika kita memiliki orang yang selalu setia di samping kita dalam keadaan apapun.

Beberapa kali saya melihat ke dalam rumah. Dan menggumam bahwa rumah ini sudah banyak melewati suka duka. Tawa bahagia bercanda dengan pasangan. Sedih menangis karena satu sama lain saling mengutamakan ego. Tapi di sini juga kita saling merangkul, menggenggam jemari saat masalah datang melanda 😭

Menjadi pasangan harmonis lebih utama

Sekarang saya merasa keputusan saya benar. Menjadi istri yang baik adalah lebih utama. Bukan karena kita tak perlu menjadi orang tua yang baik. Tapi karena saya tahu bahwa dari pernikahan yang harmonislah maka akan tercipta keluarga harmonis. Dari pasangan suami istri yang rukunlah, maka mendidik dan mengurus anak jadi terasa lebih mudah.

Hanya pasangan kita yang benar-benar tahu luar dalam kita. Hanya pasangan kita yang tahu betapa baik dan buruknya kita. Hanya pasangan kita yang bisa terus ada di samping kita. Ya, hanya pasangan kita, dia yang bertahan dengan kita sampai di titik saat ini. Dia yang sama berusahanya dengan kita untuk terus memelihara rumah tangga ini 😭

Kapan hari bahkan saya membaca sebuah caption di Instagram yang kurang lebih bunyinya, “Setelah anak menikah, yang kita punya hanya pasangan kita. Maka bahagiakanlah pasangan kita. Karena hanya dia yang kita punya.” 😭

Tangis para pemilik cinta sejati

Ayah ibu, Bu Ani dan Pak SBY, telah mengajarkan saya sebenar-benar cinta. Tak peduli berapa banyak air mata cobaan hidup, tak peduli seberapa besar masalah menghadang, tak peduli badai di luar sana mengguncang sedemikian kerasnya. Mereka mampu bertahan hingga salah satunya menutup usia.

Bahkan barangkali dalam diri mereka sudah tak ada lagi minat mencari pengganti. Sebab yang saya rasa, mereka benar-benar terpukul sepeninggal pasangannya. Tangis mereka benar-benar tangis kehilangan. Mungkin bisa dibilang tangis para pencinta sejati 😭

Saya ingin seperti mereka. Saya ingin terus bertahan bersama suami saya. Saya ingin menutup usia di samping suami saya. Saya ingin suami saya ridho dunia akhirat hingga kami diizinkan-Nya untuk dipertemukan lagi di jannah-Nya. Aamiin Aamiin ya Rabbal Alamin 😭

Tagged , , , , , , , , , , , , , ,

About Ade Delina Putri

Blogger, Bookish, Stay at Home Mom Keep smile, keep spirit, positive thinking ^^
View all posts by Ade Delina Putri →

2 thoughts on “Mereka Para Pencinta Sejati yang Bertahan Hingga Tutup Usia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.