#ODOPISB, Cerita Bunda, Travelling

Traveling dengan Suami di Pinggir Pantai

Waktu single, saya sudah pernah merasakan jalan-jalan sendiri. Tapi kalau untuk pergi jauh yang sampai keluar kota sih belum pernah hehe. Tapi dasarnya saya memang nggak gitu kepengen solo travelling gitu. Saya suka jalan bareng teman. Biar nggak kesepian aja. Ada teman ngobrol. Dan yang pasti kalau pun kesasar ya ada temannya haha.

Pernah banget tuh dulu saya janjian sama teman mau ke Gelora Bung Karno lihat pameran buku. Sudah janjian di suatu tempat, eh teman saya dengan seenaknya tahu-tahu nyuruh kami langsung ketemuan aja di tempat. Asli kelimpungan. Deg-degan karena belum pernah saya ke GBK sendiri.

Mau tidak mau, saya tetap jalan sendiri. Naik angkot, terus Transjakarta. Dan nanya-nanya petugas Transjakarta untuk mengarahkan. Fiewh untung saja saat itu saya selamat sampai tujuan :’)

Menghabiskan waktu berdua dengan suami di pantai

Makanya, kalau sekarang setelah menikah – even saya pengen me time tapi tetap saja ternyata jalan sendiri itu nggak enak. Enak ada temannyalah. Dan saya kok malah mengkhayal kalau nanti anak-anak sudah besar dan mandiri, saya justru kepengen nikmatin waktu berdua dengan suami.

Bayangan saya nih ya, saya cinta banget sama alamnya Indonesia. Terutama pantai-pantainya. Duuuh kan ya cakep-cakep banget. Indah. Apalagi kalau lihat ada teman di luar Pulau Jawa yang rumahnya dekat pantai. Tanah masih asri begitu. Sudah gitu pasir pantainya putih. Lautnya biru. Kayaknya asyik kalau saya dan suami menghabiskan waktu berdua untuk mengelilingi pantai-pantai yang cantik itu 🙂

Menghabiskan pagi untuk melihat sunrise. Dan kembali lagi sore hari untuk melihat sunset. Asli, saya suka sekali dengan pantai. Kalau pun mau jalan-jalan saat ini dengan anak-anak ya bisa aja, sih. Toh menurut saya seru-seru saja. Tapi kalau pandemi berakhir, rasanya saya pengen punya waktu untuk berduaan lagi dengan suami. Sekali-kali kencan yang agak jauh hehe.

Tak apa merencanakan masa depan berdua dengan pasangan

Buat saya, membayangkan akan ngapain dengan suami ketika anak-anak sudah mandiri malah bagus. Karena setelah anak-anak ‘keluar’ dari rumah, otomatis kita hanya berdua dengan pasangan. Nah, kalau tidak ada tujuan, bukankah pernikahan malah jadi hambar.

Lagi pula, ‘yang kita punya’ ketika anak-anak nanti sudah berkeluarga, juga hanya pasangan kan. Maka benarlah kata ibu saya, “Berbaik-baiklah pada pasangan. Karena hanya pasangan kita yang akan menemani kita nanti.” Semoga kami diberi kesehatan dan umur yang berkah sampai tua nanti.

Maka itulah saya dan suami pun sudah memutuskan akan ngapain setelah anak-anak dewasa nanti. Kami sama-sama suka jalan-jalan. Maka tak ada salahnya jika sudah punya bayangan akan menghabiskan masa tua kami di mana.

Kejauhan ya mikirnya. Karena kalau ngomongin kapan pandemi berakhir, ya kita nggak tahu juga. Saya sih nggak muluk-muluk, pengennya jalan-jalan aja dulu bareng keluarga. Staycation. Mungkin staycation di hotel atau vila yang dekat dengan pantai. Haha Aamiin 🙂

Tagged , , , , ,

About Ade Delina Putri

Blogger, Bookish, Stay at Home Mom Keep smile, keep spirit, positive thinking ^^
View all posts by Ade Delina Putri →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.