#BincangKeluarga, Pernikahan

Istri Cantik, Apa Iya Karena Dasarnya Cantik? Masa Sih?

istri cantik

Seorang istri cantik yang selalu dipuji suaminya. Orang yang melihat merasa bahwa “Suami bisa cinta begitu ya karena istrinya cantik. Coba kalau nggak cantik, apa akan selalu dipuji begitu?”

Betulkah begitu? Betulkah kalau suami yang memuji istrinya, SEMATA HANYA karena istrinya cantik? Lantas kalau terjadi sebaliknya, istri tidak cantik. Apakah ‘seharusnya suami tidak memuji berlebihan’, begitu?

Baca juga ya tulisan Mbak Rosa

Pertama, cantik itu RELATIF, Gaes. Cantik menurut siapa sih? Menurut orang yang melihat? Apa semua orang SAMA SEPAKATNYA ketika melihat kecantikan seorang wanita? Saya rasa sih, tidak. Cantik itu sendiri ya relatif bangetlah. Tergantung dari sudut mata siapa yang melihat. Kalau A bilang si X cantik, belum tentu si B akan berpendapat sama.

Dan dalam kasus di atas, istri yang kita sebut saja Mawar – yang disebut cantik oleh pria lain, BUKAN berarti Mawar memang dinikahi suaminya HANYA karena kecantikannya.

via GIPHY

Ketiga, kita tidak bisa menyimpulkan dengan cepat bahwa suami yang seringkali memuji istrinya memang karena istri dasarnya cantik. Istri cantik itu banyak faktor lho. Bukan semata karena dasarnya cantik saja, bukan karena suaminya kaya dan bisa memberinya perawatan. Tapi karena si suami ini MAMPU untuk membuat istrinya MENJADI cantik.

Bisakah suami membuat istri cantik?

Katakanlah si suami ini kaya. Kalau dasarnya dia tidak peduli dengan istrinya, apa bisa membuat istrinya cantik? NO.

Kalau misal si suami mampu memberikan istrinya perawatan, tapi tidak pernah menghargai istrinya, apa bisa membuat istrinya menjadi cantik? NO.

Kalau si suami terus-terusan menyiksa lahir batin istrinya, apakah istrinya akan cantik? NO.

via GIPHY

So? Kesimpulannya adalah bukan karena semata dasarnya si istri cantik. Tapi karena KEIKHLASAN dirinya dan PERAN SUAMILAH yang mampu menjadikan seorang istri itu cantik atau terlihat cantik di mata orang lain.

Peran suami apa sih? Kita nggak perlu berpikir kejauhan bahwa suami harus kaya materi dulu supaya bisa memberikan segala macam perawatan untuk istrinya. Kita juga nggak perlu bilang bahwa suami harus berkorban apapun supaya istrinya tampil cantik. TIDAK.

Istri cantik itu karena adanya perasaan DICINTAI

Yang perlu dilakukan hanyalah rasa CINTA suami. Ini bukan hal remeh. Cinta itu nggak sebatas lisan, “Aku cinta kamu.” Oh tidak! Kalau seseorang benar cinta, ia akan menumbuhkan rasa kasih sayang dalam dirinya. Suami yang punya kasih sayang BIASANYA dia akan lebih menghargai istrinya. Atau dengan kata lain dia akan PEDULI dan RESPECT.

Istrinya lelah seharian mengurus rumah dan anak, pulang kerja suami mengucapkan terima kasih pada istrinya.

via GIPHY

Istri kelihatan sedang kelelahan, suami dengan inisiatif ambil alih tugas rumah tangga istrinya.

Suami pulang kerja, bermanja-manja sayang dengan istrinya. Bercanda dengan anak-anaknya.

Suami sering memuji istrinya atau sering mengatakan cinta secara langsung.

Suami tahu dirinya salah, atau bahkan ia tahu istrinya yang salah, tapi ia yang tetap duluan meminta maaf.

Suami sedang kesulitan, istri tidak mengeluh.

Istri ikhlas menemani suami bertumbuh supaya suaminya lebih sukses.

Suami yang pandai menempatkan istri di hatinya

Intinya, suami selalu pandai menempatkan istri di hatinya. Suami paham bagaimana dia harus bersikap baik terhadap istrinya. Suami paham akan kebutuhan biologis istrinya yang semata bukan hanya perkara seks, tapi juga tentang kasih sayang, kepedulian, dan sikap menghargai istrinya.

via GIPHY

Suami paham akan kesulitan-kesulitan yang telah dilalui istrinya. Barangkali dia melihat istrinya kelelahan saat hamil dan melahirkan. Barangkali istrinya rela mengundurkan diri dari tempat kerjanya demi bisa menjaga anak. Barangkali karena istrinya sudah menemani suaminya hingga bisa bertumbuh. Atau alasan-alasan lain yang membuat suaminya bersikap menjaga dan berterima kasih pada istrinya.

Baca: Yang Harus Dilakukan Suami Saat Mendampingi Istri Melahirkan

Hal-hal itulah yang SEBETULNYA JAUH lebih berharga bagi para istri.

Cantiknya istri karena keikhlasan dirinya dan peran suami

Akan percuma kalau suami kaya, tapi tidak peduli dengan istrinya. Percuma suami mampu memberi uang yang berlimpah dan bisa dipakai istrinya perawatan kapan saja, kalau suami tidak pernah menghargai istrinya. Istri juga tidak akan bahagia. Dan itu otomatis akan membuat wajah istrinya terlihat tertekan.

Kalau dasarnya cantik, tapi dalam pernikahannya sang istri tidak bahagia, apa iya masih terlihat cantik?

via GIPHY

So, kesimpulannya, seorang istri yang terlihat cantik bukan semata karena dasarnya cantik. Tapi kecantikannya bisa terpancar jauh karena memang ada keikhlasan dalam dirinya dan peran suami yang sayang dengan dirinya.

Dan satu hal, tidak begitu penting apakah orang lain melihat wanita yang setelah menikah jadi cantik atau tidak. Karena yang LEBIH PENTING adalah seorang wanita itu SENDIRI yang MERASA DIRINYA CANTIK setelah menikah.

Ketika dia merasa dirinya cantik, maka bisa dipastikan bahwa dia memang bahagia dalam pernikahannya. Dan itu berarti ada peran suami yang mampu membahagiakan dirinya. Juga karena sang istri yang SELALU IKHLAS menemani suaminya :’)

Tagged , , , , , ,

About Ade Delina Putri

Blogger, Bookish, Stay at Home Mom Keep smile, keep spirit, positive thinking ^^
View all posts by Ade Delina Putri →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.