Inner Child, Parenting

Hero Itu Ada di Dalam Diri Saya Sendiri

hero inner child

Saya merasa proses menerima diri ini seperti terseok-seok sekali. Setiap kali saya mau bangkit, ada saja masalah yang jadi trigger untuk saya kembali rendah diri lagi.

Kadang saya merasa lelah. Bahkan saya sampai komplain ke Allah, “Ya Allah, kenapa ya, setiap aku mau bangkit, ada aja masalah.” Apakah ini cara Allah untuk lebih menguatkan saya? Kasarannya, jangan-jangan Allah ingin menguji seberapa besar usaha saya untuk bangkit.

Dua hari kemarin, saya tidak mood ngapa-ngapain. Emosi kembali meluap-luap. Gampang nangis. Tapi untunglah, suami selalu bersedia menjadi pundak saya. Menjadi tempat keluh kesah istrinya meski dengan masalah yang lagi-lagi sama seperti sebelumnya.

Betapa dalamnya makna lirik lagu Hero

Sampai kemudian, saat saya baca buku Luka, Performa, Bahagia, di halaman 102-103 saya menemukan lirik lagu Hero – Mariah Carey. Dan membaca liriknya yang sesuai dengan situasi saya, membuat saya menangis.

Sungguh, saya baru memahami begitu dalamnya arti lirik lagu tersebut. Padahal lagu itu sudah lama sekali. Bahkan saat SMK, club English saya memakai lagu Hero untuk musikalisasi puisi acara perpisahan kakak kelas.

Entah mungkin karena situasinya saya sedang kalut, jadi lagu itu terasa lebih dalam. Saya benar-benar nangis tersengguk-sengguk mendengar lagu Hero.

Dari lirik pertama bahkan, saya sudah menangis.

There’s a hero
Ada seorang pahlawan
If you look inside your heart
Jika kau lihat dalam hatimu
You don’t have to be afraid
Kau tak perlu takut
Of what you are
Akan siapa dirimu

There’s an answer
Ada sebuah jawaban
If you reach into your soul
Jika kau jangkau jiwamu
And the sorrow that you know
Dan kesedihan yang kau tahu
Will melt away
Akan mencair

Ya ampun, saya kira lagu itu mengisahkan bahwa setiap kita punya hero di luar. Tapi ternyata tidak. Hero itu ada di dalam diri kita!

Hero itu ternyata ada di dalam diri saya

And then a hero comes along
Dan kemudian seorang pahlawan datang
With the strength to carry on
Dengan kekuatan untuk bertahan
And you cast your fears aside
Dan kau menyingkirkan ketakutanmu
And you know you can survive
Dan kau tahu kau bisa bertahan

So when you feel like hope is gone
Jadi saat kau merasa harapan sudah hilang
Look inside you and be strong
Lihat dalam dirimu dan kuatlah
And you’ll finally see the truth
Dan akhirnya kau melihat kebenarannya
That a hero lies in you
Ada jiwa pahlawan dalam dirimu

Iya, hero itu ternyata ada di dalam diri saya!

Dan kembali, ketika saya berusaha menyadari dari dalam, saya tahu bahwa untuk sampai di titik ini, diri sayalah yang sangat luar biasa. Dia mau bertahan sampai saat ini. Dia tidak goyah, meski harus terseok-seok untuk bangkit. Dan yang pasti, dia tidak memilih untuk pergi dari masalah. Dia masih ada di sini! Dia masih bisa hidup sampai sekarang!

Bukankah begitu seharusnya saya melihat diri saya? Dialah pahlawan yang sesungguhnya. Diri saya sendirilah yang sudah hebat mau bertahan dan bangkit.

Allah, begitu kalutnya, sampai-sampai mata saya tertutup untuk menghargai diri saya sendiri.

Saya cukup menemukan cinta dari dalam diri saya sendiri

It’s a long road
Jalan yang panjang
When you face the world alone
Saat kau menghadapi dunia sendirian
No one reaches out a hand
Tak ada yang mengulurkan tangan
For you to hold
Untuk kau pegang

You can find love
Kau dapat mencari cinta
If you search within yourself
Jika kau mencari dalam dirimu
And the emptiness you felt
Dan kesendirian yang kau rasakan
Will disappear
Akan menghilang

Sepertinya saya semakin sadar. Bahwa untuk apapun, saya tidak bisa berharap terus-menerus apa yang datang dari luar. Sebab saya tidak bisa mengharapkan orang di luar diri saya untuk selalu menemani saya. Pun saya juga tidak bisa berharap bagaimana mereka seharusnya bersikap terhadap diri saya.

Sungguh, itu di luar kendali saya. Berharap apa yang di luar kendali kita akan melelahkan.

Lagi-lagi di lagu Hero saya sadar, bahwa sebenarnya yang saya butuhkan adalah cinta dari dalam diri saya. Dan inilah yang bisa saya kendalikan. Bisa saya ciptakan.

Selama saya berdiri, tak ada yang berhak mengoyak diri saya

Lord knows
Tuhan tahu
Dreams are hard to follow
Mimpi sulit untuk dikejar
But don’t let anyone
Tapi jangan sampai siapapun
Tear them away
Mengoyaknya

Hold on
Tahan
There will be tomorrow
Akan ada hari esok
In time
Pada waktunya
You’ll find the way
Kau akan menemukan jalannya

Pada akhirnya, apapun sikap orang terhadap saya, sesungguhnya sayalah yang punya kendali. Oke, saya boleh sedih, saya boleh marah, tapi sungguh mereka di luar sana tidak akan bisa mengoyak diri saya.

Saya tahu, bahwa diri saya ini berharga. Setidaknya bagi diri saya sendiri. Saya berhak kok punya kehidupan yang baik. Saya berhak untuk bahagia. Maka untuk apa terlalu fokus pada apa yang tidak bisa saya kendalikan.

Akan lebih baik jika saya fokus ke dalam. Mencintai diri saya. Karena cinta itu benar-benar hanya ada di dalam diri kita. Dan cinta di dalam diri itulah yang akan menemani kita. Menjadi HERO. Pahlawan agar kita selalu bisa berdiri tegak menemukan jati diri dan hidup lebih bahagia.

Tagged , , , , , , , , , , , , ,

About Ade Delina Putri

Blogger, Bookish, Stay at Home Mom Keep smile, keep spirit, positive thinking ^^
View all posts by Ade Delina Putri →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.