Inner Child, Parenting

ELING ELING ELING, Sadar Bahwa Diri Saya Berharga

diri saya berharga

Yah, manusia itu memang fluktuatif. Naik turun. Sama halnya dengan saya. Dengan berkali-kali menulis masalah pengembangan diri, terutama dengan isu yang lagi hangat di blog ini, yakni inner child, tidak lantas membuat saya menjadi super woman yang langsung berubah bak peri baik hati selamanya.

Trigger-trigger itu masih ada. Membangun kesadaran pun rasanya masih butuh perjuangan berulang-ulang.

Sering akhirnya saya jadi kesal sendiri. Kalau lagi muncul, bisa sampai lagi ke akarnya. Merasa diri tidak berhargalah, merasa ingin pergi jauhlah, hadeh. Nggak bangetlah.

Menggali luka justru lebih sakit

Sehari setelah kejadian trigger itu muncul, untung saja malamnya kami dibimbing lagi oleh Mbak Intan dan Mas Adi sebagai penulis buku Luka, Performa, Bahagia. Di situ saya jadi kembali flashback, apa saja yang sudah saya baca. Apa saja yang bisa jadi bahan optimis dalam diri saya kemarin-marin. Dan lagu Hero pun terngiang-ngiang kembali.

Kalau kata Mas Adi, dalam kata HEALING ada kata ELING. Eling, artinya sadar. Kita ini, eh saya ding rasanya perlu berulang-ulang mengucap mantra bahwa saya harus ELING. Eling kapan dan di mana saya sedang berada. Eling dengan apa yang saya rasakan. Dan eling untuk cukup menerima segala perasaan, tanpa perlu menggalinya lebih jauh.

Ini yang sering diingatkan suami. Kelemahan saya jika ada trigger adalah seringkali saya menggali lebih dalam dan dalam lagi. Ibarat menggaruk luka yang gatal, enak sih, tapi kan ujungnya sakit hiks.

Oke, saya menerima perasaan yang muncul. Tapi alih-alih, “Oke aku sedih, apa yang bisa aku lakukan setelah ini?”, saya justru malah menambah rasa kesedihan itu dengan masa lalu-masa lalu yang sudah lewat, yang membuat saya oleng lagi. Dan akhirnya lupa bahwa saya sedang apa saat itu. Ya, saya justru malah tidak menikmati momen saat ini dan di sini.

ELING ELING ELING

Suami bilang, kayaknya saya harus berkali-kali menyebut mantra “ELING ELING ELING” haha. Katanya biar saya lebih sadar. Lebih rileks. Ya benar sih.

Untung saja Minggu malam Senin kemarin, kami bisa dibimbing oleh Mas Adi untuk meditasi. Saya berusaha untuk benar-benar mengikuti panduan. Benar-benar hanya menyadari nafas. Setiap kali ada gejolak rasa gatal, ketakutan, tidak nyaman, saya kembali lagi sadar nafas. Sampai-sampai  saya lupa waktu itu kami dibimbing selama berapa menit. Yang jelas, setelahnya saya benar merasa tenang.

Kesadaran muncul lagi. Bahwa yang lalu, hanyalah masa lalu saya. Ia bukan kenyataan. Yang diperlukan, saya cukup menerimanya bahwa itu sudah menjadi bagian dari hidup saya. Tapi sekarang, saya ada di sini dan saat ini. Semua perasaan saya valid. Cukup disadari saja.

Seringkali pikiran hanyalah pikiran. Bukan kenyataan

Sungguh, saya ini berharga kok. Untuk kesehatan mental dan kesehatan jiwa, saya perlu sadar bahwa yang ada di pikiran seringkali hanyalah pikiran bukan kenyataan.

Aura-aura negatif yang saya rasakan, bisa jadi hanya timbul dari pikiran saya sendiri. Yang padahal kenyataannya tidak begitu. Ya, sepertinya saya harus belajar untuk berhenti menghakimi segala sesuatu.

Eling eling eling. Saya punya hak untuk bahagia dengan diri saya sendiri. Tak ada yang bisa mengoyak diri saya. Kalau kata lagu Hero:

So when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
And you’ll finally see the truth
That a hero lies in you

Saya harus sering-sering memeluk diri saya sendiri. Mengucapkan rasa terima kasih. Bukankah tidak bersyukur jika saya terus-terusan justru menghakimi diri saya sendiri. Saya tidak berharga, bisa jadi itu hanya ada di dalam pikiran saya sendiri. Malah bisa jadi, orang-orang di sekitar saya tidak pernah berpikir sejahat itu. Allah, ampuni hamba.

Semoga setelah ini tingkat ELING saya makin tinggi. Dan saya bisa lebih optimis menjalani kehidupan ke depannya. Karena saya yakin, jika Allah masih memberi nafas, selama itu pula Allah masih ingin memberi kesempatan saya untuk menjadi lebih baik lagi. Aamiin.

Tagged , , , , , , , , ,

About Ade Delina Putri

Blogger, Bookish, Stay at Home Mom Keep smile, keep spirit, positive thinking ^^
View all posts by Ade Delina Putri →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.